Selain Bima, Mobil Esemka Gunakan Nama Borneo dan Garuda

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan mobil Esemka jenis pikap masih diparkir di halaman PT Esemka Kab. Boyolali. Hingga kini belum diketahui secara pasti kapan PT Esemka akan diresmikan. 2 April 2019. TEMPO/Dinda Leo Listy

    Puluhan mobil Esemka jenis pikap masih diparkir di halaman PT Esemka Kab. Boyolali. Hingga kini belum diketahui secara pasti kapan PT Esemka akan diresmikan. 2 April 2019. TEMPO/Dinda Leo Listy

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memberi sertifkat uji tipe (SUT) untuk 11 tipe mobil Esemka. Mobil itu menggunakan nama-nama khas Indonesia. Mulai dari Garuda I 2.0 (4x4) MT, Bima 1.3 L (4x2) M/T, Bima 1.0 (4x2) M/T, Niaga 1.0 (4x2) M/T, Bima 1.8D (4x2) M/T, Bima 1.3 (4x2) M/T, Borneo 2.7D (4x2) M/T, dan Digdaya 2.0 (4x2) M/T.

    Berdasarkan pantauan Tempo.co dari PT Solo Manufaktur Kreasi, pabrik mobil Esemka, di Boyolali, pada 2 April 2019, puluhan mobil Esemka jenis pikap telah selesai dirakit dan diparkir di halaman pabrik. Pikap itu kemungkinan besar merupakan Esemka Bima.

    Baca: 11 Tipe Mobil Esemka Lolos Uji, Pick Up Kemungkinan Diproduksi

    Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, pada 27 November 2019, seperti diwartakan Tempo.co mengatakan bahwa 12 mobil Esemka sudah menjalani uji tipe dengan 11 model di antaranya sudah lolos. "Artinya kalau sudah diuji tipe bisa diproduksi massal,"kata Budi.

    Ia melanjutkan, ada satu yang belum lolos tapi sedang diimprove oleh mereka. "Tidak lolosnya di bagian apa saya tidak hafal tapi sedang diperbaiki," kata dia.

    Rencana yang mau diproduksi massal, menurut Budi, adalah model pikap."Uji tipe Esemka sudah dilakukan sejak tahun 2014, rencana untuk diproduksi masal adalah model pick up dan itu sudah lolos uji tipe," ujarnya.

    Pada 2 April 2019, Tempo.co menyambangi PT Solo Manufaktur Kreasi (PT Esemka) di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali. Saat itu tiga pekerja sedang membersihkan dan mengecat ulang papan nama PT Solo Manufaktur Kreasi.

    "Tulisan ini kami gosok dulu untuk dicat ulang," kata salah satu pekerja yang enggan menyebutkan namanya saat ditemui Tempo. Lelaki berumur sekitar 30 tahun itu mengatakan, tulisan PT Esemka itu dipesan dari tempatnya bekerja di wilayah Desa Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, sejak tahun lalu.

    Dia mengatakan, tulisan PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) lengkap dengan logonya itu dipasang di pagar, gerbang, dan bagian atap gedung PT Esemka sebelum beredar kabar ihwal rencana peresmian pabrik mobil Esemka itu pada Oktober 2018. "Karena belum jadi diresmikan, tulisan ini kemudian ditutup spanduk agar tidak terlihat kalau ada wartawan yang memotret," kata pekerja itu.

    Baca: Pabrik Mobil Esemka Belum Juga Diresmikan, Begini Situasinya 

    Karena ditutup menggunakan bahan perekat, pekerja itu berujar, tulisan PT Esemka di pagar depan jadi kusam dan meninggalkan bekas. "Maka itu kami diminta untuk mengecat ulang," ujarnya. Saat ditanya apakah pengecatan ulang itu berkaitan dengan rencana akan diresmikannya PT Esemka, pekerja itu menggelengkan kepala. "Wah, saya tidak tahu," kata dia.

    Menurut salah satu warga yang rumahnya tidak jauh dari PT Esemka, akhir-akhir ini terdengar kabar bahwa pabrik mobil Esemka itu baru akan diresmikan setelah Pemilu Presiden 2019 yang diselenggarakan pada 17 April 2019.

    "Tapi itu sumbernya dari mana juga tidak jelas. Sudah sering kami dengar kabar tentang rencana peresmian PT Esemka, tapi sampai sekarang kan belum," kata warga Desa Senting, Kecamatan Sambi, itu.

    Baca: Kata Hendropriyono Soal Produksi Mobil Esemka

    Perempuan paruh baya itu berharap agar PT Esemka segera diresmikan pada tahun ini karena bertepatan dengan lulusnya sang putra sulung dari jurusan otomotif di SMK Muhammadiyah Sambi. "Sekarang anak saya baru ujian. Semoga nanti setelah lulus bisa diterima bekerja di PT Esemka," kata dia.

    Ditemui Tempo di luar gerbang, satpam PT Esemka mengaku tidak mengetahui kapan perusahaan tempatnya bekerja akan diresmikan. "Sampai sekarang belum ada informasi kapan (PT Esemka) akan diresmikan. Jadi ditunggu dulu ya," kata satpam berseragam biru tua itu dengan nada sopan. 

    Di halaman pabrik, terparkir rapi puluhan mobil Esemka jenis pikap berwarna putih dan abu-abu. Bagian bemper pikap ini dicat warna hitam. 

    DINDA LEO LISTY (BOYOLALI) | WISNU ANDEBAR



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.