Penjualan Mobil 2019 Turun 10 Persen Tapi Avanza Naik, Kuncinya..

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • New Toyota Avanza. 27 Februari 2019. (TAM)

    New Toyota Avanza. 27 Februari 2019. (TAM)

    TEMPO.CO, Jakarta - Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dioleh oleh Astra menyebutkan, total penjualan mobil baru pada tahun 2019 mencapai 1.026.921 unit, menurun 10,81 persen dari penjualan 2018 yang mencapai 1.151.413 unit.

    Toyota menjadi penguasa pasar dengan total penjualan mencapai 333.222 unit pada 2019. Adapun, posisi kedua diisi oleh Daihatsu yang mencatatkan penjualan sebanyak 177.284 unit. Sementara itu, posisi ketiga diisi oleh Mitsubishi yang memasarkan 161.765 kendaraan.

    Dari data tersebut, Toyota mengalami penurunan 5,73 persen, sedangkan Daihatsu menurun 12,56 persen. Sementara itu, Mitsubishi mengalami penurunan 16,76 persen secara tahunan.

    Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto menjelaskan pertumbuhan angka penjualan tersebut merupakan angka total penjualan merek Toyota dan Lexus. Adapun, penjualan total Toyota mencapai sekitar 331.700 unit.

    Penyumbang penjualan terbesar Toyota pada tahun lalu adalah model Avanza yang mencapai kisaran 81.900 unit, tumbuh sekitar 5 persen secara tahunan. Kontributor penjualan lainnya adalah model Rush, dan Kijang Innova yang masing-masing mencatatkan penjualan sekitar 61.500 unit dan 52.900 unit.

    Dalam daftar lima mobil kontributor penjualan terbesar Toyota, posisi keempat dan kelima diisi oleh model Calya dan Fortuner. Tiap-tiap model ini membukukan penjualan sekitar 54.500 unit dan 16.600 unit pada 2019.

    Toyota dapat mencatatkan penurunan penjualan yang lebih baik dibanding penurunan pasar yang mencapai 10,81 persen secara tahunan. Hal ini turut mengerek pangsa pasar Toyota menjadi 32 persen dari sebelumnya 30,6 persen pada 2018.

    “Hal ini tentu saja tidak lepas dari kesuksesan pengenalan Avanza MC di awal 2019 dan Rush yang terus mendapatkan kepercayaan sebagai MPV dan SUV sesuai dengan selera konsumen dan kondisi geografis Indonesia,” katanya kepada Bisnis, belum lama ini.

    Dari jajaran merek di bawah naungan grup Astra, ada pula merek Peugeot, Isuzu, dan UD Trucks yang masing-masing mencatatkan penjualan sebanyak 129 unit, 25.270 unit, dan 497 unit. Ketiga merek ini juga mengalami penurunan penjualan, kecuali UD Trucks yang baru mulai memasarkan kendaraan pada 2019.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.