Kamis, 24 Mei 2018

Penjelasan Dongfeng Soal Recall Ribuan Unit Honda CR-V dan Civic

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • All New Honda CR-V 1.5L Turbo. TEMPO/Grandy Aji

    All New Honda CR-V 1.5L Turbo. TEMPO/Grandy Aji

    TEMPO.CO, Jakarta - Honda Motor Co Ltd akan menarik kembali sebanyak 350.000 unit kendaraan untuk menjalani perbaikan atau recall di Cina. Penarikan tersebut melibatkan model Honda CR-V dan Honda Civic yang dilengkapi mesin turbo 1,5 liter, menurut perusahaan patungan Honda di Cina Dongfeng Motor dalam sebuah pernyataan pada Senin 12 Februari 2018.

    Baca: S2000 Tak Jadi Diproduksi Lagi, Gara-gara Honda CR-V?

    Dalam penjelasan Honda, penarikan tersebut guna menyelesaikan masalah pada bagian mesin. Lebih detail, masalah terjadi disebabkan adanya bensin yang tidak terbakar dalam jumlah yang tidak normal dan terkumpul di tempat oli.

    Masalah itu menyebabkan bau bensin yang menyengat pada mobil dalam beberapa kasus. Pada kasus lain terdapat juga lampu indikator "check-engine" yang terus menyala. Honda dan Dongfeng berencana menyelesaikan masalah ini dengan memperbarui perangkat lunak pada perangkat injeksi bensin.

    Pejabat Honda mengatakan tidak ada laporan kecelakaan terkait masalah ini. Mereka juga memastikan masalah oli mesin ini tidak mempengaruhi performa mesin dan mobil.

    Baca: Recall Ribuan Honda CR-V Dilakukan Setelah Ramai di Weibo

    Adapun recall ini dilakukan setelah pemilik Honda CR-V dan Civic menyampaikan keluhannya melalui media sosial Weibo di China, demikian dikutip Reuters.

    Baca Juga:

    Honda BR-V Akan Mendapat Facelift Tahun ini, Ini Kata HPM
    Honda Odyssey Terbaru Diluncurkan Awal Maret 2018


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pasang Surut Hubungan Anwar Ibrahim dengan Mahathir Mohamad

    Anwar Ibrahim mendukung PM Malaysia Mahathir Mohamad, padahal Anwar sempat berseteru dan akhirnya dijebloskan ke penjara oleh Mahathir di 1999.